Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengobatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Februari 2016

Mata si kakak bintitan .. oh noo..

Drama teranyar hari ini adalah si kakak matanya bintitan makin gede. 
Beberapa bulan terakhir emang si kakak langganan banget matanya bintitan.
Biasanya sih cuma ke dokter anak terus dikasi resep obat alergi dan ilang sendiri.
Kali ini saya belum sempet bawa ke dokter cuma kasi obat alergi yang biasa. But, omg  tapi ini kok tiba-tiba membesar.  So, langsung deh cus ke dokter mata.

Bintitan ini biasanya muncul krn alergi. Emang sih, si kakak kayanya kalo kebanyakan makan telor dan produk mengandung susu sapi langsung deh keluar gejala alergi mulai bersin-bersin, batuk dan ke kulit juga bisa. Nah, produk pencetus alergi biasanya juga bisa menyebabkan bintitan.

Bintitan tidak bisa dianggap remeh apalagi  sampai infeksi dan sudah sampai bernanah dan menjalar.. hiyaa sereem. Bisa harus di operasi..istilahnya insisi.
Aduuh jangan sampe kejadian. Parno deh .. si hubby ampe digeret ikut ke dokter mata. Kalau mau lebih jelas mengenai penyebab dan tipe bintitan. Bisa klik disini, soalnya panjang ceritanya.

Kita ke RS Premiere Bintaro dan dapat dokter Helariyo Hasibuan. (Aih satu kampung sama mak nya nih..OOT). 
Tapi saya seneng ama dokternya, jelas dan detail. Karena masih anak-anak gak perlu tindakan katanya, nanti trauma. Cukup di kompres air hangat 3-4 kali sehari sampai bintit nya hilang.
Selain itu, boleh abis dikompres dikasih salep. Penampakan salepnya seperti ini nih ..


Berhubung ada keturunan sekeluarga pake kacamata dari bapaknya,  si kakak juga sekalian di cek penglihatannya.
Penglihatannya masih bagus cuma ada kecenderungan silindris dari cara ngelihatnya yg suka nundukin wajah dulu kalau mau liat lebih jelas.

Tips dari dokternya utk kesehatan mata si kakak Dinara adalah :

1. Untuk sementara hindari makanan yg dicurigai sebagai pencetus alergi : Telor, ayam, seafood, produk susu. 
Kalau bintitan sudah sembuh : kurangi konsumsi penyebab alergi dan selalu pergunakan produk yang lebih rendah alergen nya. Telor sebaiknya menggunakan telor ayam kampung, dan ayam nya juga ayam kampung.

2. Latih dan seimbangkan penglihatan jarak jauh dan jarak dekatnya sebelum terlambat.
Dengan kata lain seimbangkan bermain di dalam rumah dan di luar rumah. Jadi matanya gak cuma terbiasa lihat jarak dekat, tetapi juga jarak jauh.  Demikian juga sebaliknya.
Misal : kalau sehari nonton TV 1 jam, sebaiknya minimal 1 jam juga harus digunakan untuk melihat jauh di luar. Bisa main sepeda, berenang dll. Walau bintitan aktivitas berenang juga boleh tetap lanjut, asal habis berenang langsung dikompres air hangat lagi.

Yah bisa bernafas Lega deh mak nya gak jadi parno.
Lanjut malam mingguan..

Happy wiken

www.herupdates.com